Rabu, 01 Februari 2017

PEMBANGUNAN TEMPAT SAMPAH

0 komentar
Salah satu kendala bagi warga dukuh Jarakan untuk membuang sampah adalah tempat penampungan sampah. Untuk mengatasi hal itu, pemerintah Desa Sukoharjo tahun 2016 ini menganggarkan untuk pembuatan pembuangan sampah. Lokasinya di RT. 02 RW. 01, sebelah utara Gedung Balai Nelayan.
Sedangkan tempat pembuangan sampah yang lama, yang berada tepat di depan Balai Nelayan rencananya di alih fungsikan menjadi Ruang Terbuka Hijau.
Selain karena berada di depan gedung, yang tentu saja menggangu pemandangan, apalagi jika gedung digunakan untuk acara, baik rapat maupun upacara temanten warga sekitar., juga tempat pembuangan sampah tersebut sudah penuh.
Dana dari pembuatan tempah sampah tersebut dianggarkan dari Bantuan Keuangan Pemerintah Kabupaten Rembang, dengan nilai Rp. 100.000.000,-

PAVINGISASI

0 komentar
Jika anda memasuki wilayah Desa Sukoharjo, akan menemukan beberapa ruas jalan yang di paving dari semula rabat beton yang sudah rusak. Di wilayah Dukuh Jarakan, RT 01, 02 dan 03 ada beberapa titik yang sudah di pasang paving. Dan di Dukuh Kasingan, RT 01 dan 03.
Tahun Anggaran 2016 ini jalan paving dianggarkan dana Rp. 144.810.400,- Untuk selanjutnya pavingisasi di wilayah Desa Sukoharjo akan dilanjutkan untuk Tahun Anggaran 2017. Karena masih banyak jalan yang rusak dan perlu untuk diperbaiki.
Kenapa harus paving, karena paving di pandang lebih fleksibel dan terlihat lebih indah dan nyaman. Tentunya juga lebih ramah lingkungan, karena air yang tergenang akan meresap.

Minggu, 31 Juli 2016

Kerja Bakti

0 komentar
Pada hari Minggu tanggal 31 Juli 2016 jam 15.00 wib telah dilaksanakan kerja bakti membersihkan pantai di wilayah dukuh Jarakan Desa Sukoharjo Kec. Rembang. Warga masyarakat dukuh Jarakan bergotong royong membersihkan sampah-sampah yang banyak bertebaran di sepanjang pantai, terutama sampah plastik yang memang paling banyak di jumpai.
Tujuan utama dari kerja bakti tersebut adalah supaya pantai tidak terlihat kumuh, bersih dari sampah, dan yang lebih penting lagi tidak ada lagi warga yang buang air besar di pantai. WC umum terapung atau istilah warga setempat "helikopter" yang di pakai warga setiap harimya untuk buang hajat, juga di bongkar. Hal ini untuk menimbulkan kesadaran pada warga supaya tidak buang air besar sembarangan (BABS) di pantai. Harapannya adalah desa Sukoharjo menjadi desa ODF atau bebas BABS.
Dalam kerja bakti tersebut selain warga masyarakat setempat juga di bantu oleh Banser NU dan juga dari pihak TNI.